UNESCO meluncurkan Atlas Interaktif hak anak perempuan & perempuan atas pendidikan

UNESCO meluncurkan Atlas Interaktif baru tentang hak perempuan dan anak perempuan atas pendidikan sebagai bagian dari pendidikan-Nya, Inisiatif masa depan kita. Atlas adalah alat pemantauan dan advokasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan publik tentang status konstitusi nasional, undang-undang dan peraturan terkait dengan hak pendidikan anak perempuan dan perempuan, serta untuk memantau kemajuan.

Lebih dari 70 tahun setelah pengakuan hak atas pendidikan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, banyak anak perempuan dan perempuan tidak dapat menggunakan hak mereka atas pendidikan karena ketidaksetaraan jender dan praktik-praktik diskriminatif. Kemiskinan, pernikahan dini, dan kekerasan berbasis gender hanyalah beberapa alasan di balik tingginya persentase putus sekolah dan anak perempuan dan perempuan yang buta huruf secara global.

Memperkuat hak anak perempuan dan perempuan terhadap pendidikan yang berkualitas melalui penerapan instrumen internasional adalah kunci untuk menghilangkan diskriminasi dan untuk mewujudkan kesetaraan hak antara gender. Ini tidak dapat dicapai tanpa kerangka hukum nasional yang solid yang berbasis hak, responsif gender dan inklusif.

Komunitas internasional telah bereaksi terhadap merebaknya diskriminasi dengan mengadopsi instrumen hukum hak asasi manusia internasional seperti Konvensi UNESCO terhadap Diskriminasi dalam Pendidikan atau Konvensi PBB tentang Penghapusan segala bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (tautan eksternal). Komitmen ini telah ditegaskan kembali oleh Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya target 4.5, yang secara eksplisit mengharuskan Negara untuk menghilangkan kesenjangan gender dalam pendidikan dan memastikan akses yang sama ke semua tingkatan pada tahun 2030. Strategi indikatif mencakup perlunya memperkuat legislasi nasional terkait kesetaraan gender di pendidikan.

Baca Juga  Bimtek Pembelajaran Inovatif Region Banten 1 Tahun 2019

Atlas Interaktif yang dikembangkan oleh UNESCO akan memungkinkan tindak lanjut yang lebih baik dari perubahan dalam kerangka kerja normatif nasional yang mengatur hak anak perempuan dan perempuan atas pendidikan. Alat interaktif ini saat ini menggunakan 12 indikator untuk mengukur status kerangka hukum nasional tentang hak anak perempuan dan perempuan atas pendidikan.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dan umpan balik yang diterima dari Negara, Atlas akan dikembangkan lebih lanjut dan diperbarui secara berkala hingga 2030 – batas waktu yang ditetapkan untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 4. Iterasi pertama ini mencakup informasi dan data di 196 negara untuk tiga indikator pertama dan 35 negara untuk yang lain, tetapi ambisinya adalah untuk memperluas untuk mencakup semua Negara.

Akses Atlas UNESCO tentang hak perempuan dan anak perempuan untuk pendidikan disini

Sumber : UNESCO

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top