Training of Trainer Penggunaan E-Rapor SMP

Sambutan Direktur Pembinaan SMP

Kegiatan Training Of Thainers (TOT) Pengunaan Aplikasi e-Rapor SMP sesi kedua yang diawali dengan sambutan Pembukaan Resmi oleh Dr. Poppy Dewi Puspitawati, MA, selaku Direktur Pembinaan SMP, beliau menyampaikan bahwa kegiatan e-Rapor ini merupakan kegiatan pengembangan pendidikan sejak tahun 2017 yang dilakukan dengan beberapa kali uji coba dari berbagai kabupaten, salah satunya Kabupaten Boyolali dan  Karangasem.

Pada tahun 2018 mengalami perbaikan yaitu aplikasi 1.0,1.1 dan 1.2 sesuai dengan data Dapodik yang ada, kemudian aplikasi 1.2 telah digunakan oleh 4000 SMP tapi hanya 3000  yang sampai saat ini masih dalam pengembangan  proses. Aplikasi 2.0 telah dilakukan di Sekolah Islam Al-Azhar Kemayoran Jaksel  dan dilakukan dengan penilaian SKS.

Direktorat Pembinaan SMP juga telah mengadakan sosialisasi dari 200 kabupaten kota dan sekolah. Tujuan dari kegiatan TOT ini yaitu dapat meningkatkan kepahaman, penguasaan e-Rapor dan pemberian pembekalan yang diharapkan dapat disalurkan kepada guru-guru yang lain. Hasil yang diharapkan dapat meningkatkan kebijakan pemahaman dalam ketersediaan nya sumber daya manusia.

Kegiatan TOT ini juga dilaksanakan selama empat hari di Jakarta mulai  tanggal 14 sampai 17 mei 2019. Dari hasil peserta yang hadir berasal dari 8 provinsi yaitu : Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Banda Lampung, Banten , DKI Jakarta, Jawa Barat dan Kalimantan Tengah.

Pembukaan oleh Direktur Jenderal Dikdasmen Kemendikbud

Pembukaan secara resmi dibuka oleh Bapak Hamid Muhammad, Ph.D selaku Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, beliau membahas mengenai kualitas pendidikan di Indonesia yang masih belum mencapai target yang telah ditentukan. Masih belum adanya juga perubahan yang signifikan dalam tiga mata kuliah dasar yang cukup penting yaitu : Bahasa, IPA, dan Matematika.

Pendidikan di Indonesia  saat ini masih dibawah rata-rata, pada tahun 2002-2015 kita mengalami tiga kali perubahan kurikulum dan semua berbasis Kompetensi, dibagi menjadi tiga yaitu : Hasil belajar siswa (Substansi), kemampuan berfikir tingkat tinggi (Literasi), dan peningkatan kesejahterahan guru serta tunjangan guru.

Baca Juga  Upacara Peringatan HUT RI ke-74 di Kemendikbud RI

Pelatihan juga sudah banyak dilakukan menggunakan Dana BOS dari tahun 2005 sekitar 2,5 hingga 5,2 Triliyun, Fasilitas belajar juga  ditambah, buku-buku melalui Dana BOS, segala nya telah diupayakan agar meningkatkan mutu kualitas belajar siswa. Setiap tahun nya anggaran pendidikan di Indonesia pun terus meningkat.

Sejak tahun 2013 proses pembelajaran harus sesuai dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). ketika semua mata kuliah berbasis TIK maka secara otomatis semua guru harus mampu menguasai pembelajaran berbasis TIK, jangan sampai  tertinggal oleh muridnya yang lebih pintar dari gurunya.

Kebijakan Pendataan Pendidikan Dasar dan Menengah

Kegiatan Training Of Thainers (TOT) Penggunaan Aplikasi e-Rapor SMP dilaksanakan di Aston Cengkareng City Hotel. Bapak Hasan Khoirul Mahfud (Dapodik Setditjen Dikdasmen – Kemendikbud) yang membahas mengenai kebijakan dan pemanfaatan data Dapodik.

Beliau menyampaikan bahwa, “Data Dapodik merupakan basis data tunggal yang ada di Kemendikbud”, yang dimana Dapodik sendiri memiliki slogan yaitu “semua harus menyatu data-data dari Dapodik dengan tujuan untuk tercapainya Standar Nasional Pendidikan agar menghasilkan data yang representatif untuk memenuhi kebutuhan Kementerian dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu Sekertariat Direktorat Jendral  juga diberikan amanah untuk mengembangkan Sistem Dapodik.

Data-data Dapodik yang telah diaplikasikan oleh kepala sekolah, guru dan staff yang bertugas itu akan lansung masuk ke pusat direktorat. Sumber data pendidikan nasional berasal dari Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), Nomor Induk Siswa Nasional dan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Diharapkan kepada Kepala Sekolah yang bertanggung jawab atas data Dapodik sekolah yang bersangkutan untuk memastikan kepalidan data yang di input agar tidak mengalami kesalahan, karena data tersebut akan menjadi kebijakan data lansung ke pusat.

Link Foto terkait kegiatan ToT E-rapor silahkan klik menu Galeri – Foto

Penulis : Adinda Ayu Fatimah
Foto : Robitul Ulum, S.Kom

1 thought on “Training of Trainer Penggunaan E-Rapor SMP”

  1. Ponimin, S.Kom

    untuk propinsi riau kapan pak ?? e-raport sangat membantu dalam mengelola penilaian..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top