Selama Pandemi Covid-19, Libatkan Anak Dalam Pekerjaan Rumah Tangga

Dilihat: 269

selama pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan agar semua siswa, mulai jenjang PAUD sampai perguruan tinggi tidak melakukan pembelajaran di sekolah seperti biasanya. Dalam upaya menghindarkan para siswa dari penularan virus Covid-19, proses pembelajaran dilakukan di rumah.

Hal ini menjadi tantangan bagi orang tua, terutama yang mempunyai anak di jenjang PAUD dan sekolah dasar. Para orang tua harus merancang dan menyiapkan materi pembelajaran, baik penugasan dari guru di sekolah atapun inisiatif orang tua sendiri.

Sebenarnya, orang tua dapat melakukan proses pembelajaran bagi anak, utamanya anak usia dini melalui upaya melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga.

Teresia Bin, orang tua dari anak Micel (6 tahun), siswi di Taman Kanak-kanak Kartika VI-31 di Mimika, Papua, menuturkan pengalamannya membimbing anak di rumah selama pandemi Covid-19 sejak tiga bulan lalu.

Pengalaman Teresia ini diceritakannya dalam acara Webinar Rumahku Sekolahku :  Kelas Orang Tua Berbagi Episode 1, Sabtu, 4 Juli 2020 lalu. Webinar itu diselenggarakan oleh Direktorat PAUD, Kemdikbud yang diikuti sekitar 500 partisipan dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Mereka terdiri dari guru PAUD, mahasiswa PAUD, orang tua siswa, pemerhati PAUD, dan sebagainya.

Menurut Teresia, orang tua harus mampu menanamkan tiga hal pada anak selama masa masa

pandemic Covid- 19:

Pertama, Disiplin. Anak dibiasakan disiplin waktu, misalnya membiasakan bangun bangun pagi.

Kedua, Bertanggung jawab. Anak dibiasakan bertanggung jawab pada dirinya, misalnya

merapikan tempat tidurnya sendiri

Ketiga, Mandiri. Misalnya anak dibiasakan untuk makan sendiri tanpa dibantu orang tua, dibiasakan makan sayur. “ Saya lakukan dengan cara yang lembut, dengan kasih sayang, bukan dengan omelan”ujarnya

Baca Juga  Bimtek Pengembangan Instrumen AKSI - Region Palembang

Lakukan semua hal dengan lembut dan penuh kasih sayang, bukan dengan ancaman, “kata ibu kelahiran Manggarai tahun 1987 ini.

Orang tua juga dapat melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga  sebagai pembelajaran untuk anak. dengan melibatkan anak untuk ikut mengerjakan pekerjaan rumah tangga ini juga dapat membangun empati anak untuk saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan lain yang dapat dilakukan dengan melibatkan anak adalah mengajak anak membersihkan halaman rumah dan membuang sampah pada tempatnya. “ Melalui kegiatan ini orang tua dapat memberikan edukasi tentang kebersihan pada anak, “ujarnya.

Orang tua juga dapat melibatkan anak untuk mencuci piring, menyapu rumah, menjaga adik, dan kegiatan rumah tangga lainnya. “Melibatkan anak dalam tugas rumah bukan berarti bertujuan untuk meringankan tugas orang tua, tetapi lebih pada proses pembelajaran, “tegas Teresia.

Dalam webinar itu, Teresia mengajak para orang tua akan perannya sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak. “ Peran edukatif orang tua tidak bisa diganti sama siapapun, tidak tepat orang tua mengantungkan pendidikan anak hanya pada guru, “katanya.

Ditegaskan Teresia, anak menimba pengalaman pribadi di rumah sebagai bekal di masa depan. “Kita yang membentuk moralitas, dan  agama. Peran orang tua tidak bisa digantikan siapapun, sangat penting kita membentuk kepribadian anak kita,” jelasnya. Ifina Trimuliana

Sumber : http://anggunpaud.kemdikbud.go.id/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top