Ambil Tema Debat Tentang Pelestarian Lingkungan, Florencia Tantang Siswa Peduli Dengan Lingkungan

FLS

Trilogy pertama Star Wars dimulai dari episode 4, 5 dan 6

Photo: star wars trilogy

OLSN, Jakarta - Masing-masing peserta yang telah tiba di Jakarta untuk mengikuti Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN) SMP tingkat Nasional telah menyiapkan bahan guna menaklukkan persaingan antar peserta. Termasuk peserta dari Tanjung Pandan, Bangka Belitung, Florencia.

Siswi manis berkacamata ini mengikuti kegiatan yang ditaja oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan tersebut dengan penuh percaya diri. Dia mengikuti lomba debat bahasa Indonesia dan mengambil tema tentang pelestarian lingkungan.

Florencia mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Selena satu bulan belakangan dia belajar di rumah dan di sekolah. Dia ingin, nanti saat debat, dapat mengeluarkan opininya dengan lantang tentang betapa bahayanya jika manusia tidak turut andil melestarikan lingkungan dan menjaganya.

"Melalui debat ini saya inginengajak teman-teman sekaligus masyarakat Indonesia untuk menjaga lingkungan kita. Karena di Indonesia sampah sudah banyak, lingkungan makin rusak, pelestarian cocok untuk di kemukakan dalam debat dan cocok untuk menggugah pandangan teman-teman," tutur Florencia.

Meskipun baru pertama kali mengikuti kegiatan debat, namun tidak membuat kepercayaan diri Florencia memudar. Karena dia sangat bersemangat mengkampanyekan pelestarian lingkungan.

"Sebenarnya gamoang, masing-masing siswa harus menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Itu saja sudah cukup, saya sangat bersemangat untuk memberitahu mereka lewat debat ini," katanya.

Menurut Florencia, tidak bisa hanya dengan menceramahi teman atau keluarga. Kegiatan pelestarian harus dilakukan terlebih dahulu oleh diri sendiri. Hanya saja, memang dia mengakui lama kelamaan akan down, akibat kurangnya dukungan dan tidak banyak masyarakat berbuat yang sama dengan kita.

"Tapi saya Melawannya dengan perbanyak baca buku pelestarian lingkungan. Banyak baca buku buat saya termotivasi kembali. Karena memang ini sulit dilakukan, meskipun aslinya sangat mudah," imbuhnya.

Keyika ditanya tanggapannya tentang masih ada siswa SMP yang buang sampah sembarangan, Florencia dengan tegas mengatakan itu sangat "parah" sekali. Karena menjaga bumi itu dapat di bilang sebagai kewajiban, sebuah tanggungjawab kita bersama, katanya.

"Wah parah, parah, parah. Harusnya ini menjadi tanggung jawab bukan malah semakin memperlebar rusaknya lingkungan," katanya.