Berkesannya Menjadi Tenaga Pendamping di OSN

OSN

Trilogy pertama Star Wars dimulai dari episode 4, 5 dan 6

Photo: star wars trilogy

OSN – Suksesnya penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional tak terlepas dari kontribusi berbagai pihak. Salah satunya dari provinsi tuan rumah yakni Riau. Seperti lazimnya penyelenggaraan OSN, para tenaga pendamping merupakan para mahasiswa/i  dari kampus setempat.

Pada penyelenggaraan OSN tahun ini para mahasiswa/i dari FMIPA Universitas Riau banyak berperan aktif sebagai tenaga pendamping yang turut memperlancar jalannya OSN. Untuk menjadi tenaga pendamping, mereka melalui seleksi tertentu.

“Jadi kalau dari universitas, dekannya itu manggil dari setiap utusan perhimpunan mahasiswa yang aktif di organisasi untuk ikut seleksi di dekanat. Seleksinya wawancara dengan pertanyaan pengalamannya apa, prestasinya apa, sudah pernah jadi lo atau belum,” terang Rahmi Auliaty yang menjadi tenaga pendamping juri.

Sedangkan bagi Abdul Akhyar terpilih sebagai tenaga pendamping merupakan hal istimewa. Karena dirinya pernah menjadi peserta OSN tingkat SMA.

“Saya pernah ikut jadi peserta OSN di tingkat SMA, sekarang saya sudah jadi panitia, walaupun bantuan. Jadi saya sudah tahu OSN dengan menjadi peserta dan panitia,” ungkap Akhyar.

Ada pun menjadi tenaga pendamping di OSN ke-XVI ini merupakan pengalaman berharga bagi mereka.

“Seru menjadi tenaga pendamping. Banyak yang diajarin kayak disiplin harus banget. Diajarin sopan santun. Diajarin koordinasi acara. Tapi nggak boleh lemah juga, harus tegas juga kami,” kata Winda Ayu kala ditemui di SMP-SMA Darma Yudha, Rabu (5/7).

“Baru pertama kali jadi lo, banyak banget pengalaman yang didapat. Kita itu mulai dari belajar ngomong ke dosen, beda kan jika kita ngomong ke dosen, ke juri. Gimana kita ngomongnya ke peserta juga. Jadi lebih kerasa ada feedback-nya aja, jadi lebih disiplin,” terang Rahmi Auliaty.