Nasional -  Dalam memberikan latihan kepada pemain, pelatih dapat melakukan dua hal sekaligus. Yakni latihan peningkatan skill dan latihan fisik.

Dua hal ini dapat dilakukan berbarengan. Misalnya saat memberikan materi latihan praktek fase pengembangan skill 10-13 tahun, First Touch di POR PELITA Sawangan, Rabu (12/12/2018) latihan fisik juga bisa dilakukan.

“Jika latihan ini dilakukan dengan teknik yang benar lawan dan kawan akan merasa letih. Ini juga termasuk latihan fisik, dan skill juga dapat,” ujar salah satu instruktur Pelatihan Pelatih Sepakbola Lisensi D Bagi Guru Penjasorkes SMP, Yudi Suryata.

Yudi mengatakan masih ada anggapan jika latihan fisik harus dipisahkan dengan latihan teknik. Hal itu tidak salah, tapi sebagai pelatih harus memberikan pelatihan secara holistic.

“Kalau latihan fisik, misalnya jogging atau lari.  Ini yang didapat hanya capenya saja. Tapi jika dibarengi dengan latihan skill ini sangat bisa. Sebab saat melakukan latihan skill ini juga menguras tenaga. Yang menjadi lawan mengejar bola dan menjadi kawan harus melakukan teknik yang sedang diajarkan.  Ini jadi termasuk latihan fisik. Jadi akhirnya pemain sudah mendapat dua-duannya. Fisik dapat skill juga dapat,” jelasnya.

Yudi mengingatkan, sebagai guru Penjasorkes yang nanti akan mengajarkan kepada anak-anak, yang harus ditekankan dalam latihan bukanlah fisik. Tapi yang harus utama dilakukan bagaimana teknik mereka bermain bola sudah benar.

“Di usia mereka yang paling utama adalah teknik. Masalah fisik bisa didapat saat melakukan latihan teknik. Ini juga cape jika latihannya benar dan serius,” katanya.

Comments