Nasional- Sebagai pelatih sepakbola memiliki tanggung jawab yang besar untuk menghasilkan sebuah tim yang unggul. Maka itu, seorang pelatih harus benar-benar memiliki keahlian di bidang ini.

Diadakan Pelatihan Pelatih Sepakbola Lisensi D Bagi Guru Penjasorkes SMP diharapkan menjadi bekal mereka untuk melatih di sekolah daerah masing-masing. Sehingga ke depan mereka bisa melahirkan bintang-bintang dari sekolah yang bisa memajukan dunia sepakbola di Indonesia.

Demikian disampaikan salah satu instruktur Pelatihan Pelatih Sepakbola Lisensi D Bagi Guru Penjasorkes SMP, Yudi Suryata kepada Tim Media Center di sela-sela latihan praktek di di POR PELITA Sawangan, Senin (10/12/2018).

Yudi mengatakan sebagai pelatih harus membuat planning, preparation, conduct dan evaluasi.  Sebagai pelatih harus mempersiapkan rencana latihan. “Rencana latihan kita buat berdasarkan game terakhir. Biasanya  kalau tim ada pertandingannya dilihat dari pertandingan terakhir.   Kalai tidak ada pertandingannya latihan dari game terakhir baru dilakukan evaluasi, buat desain latihan dari game terakhir tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan setelah membuat planning, kemudian mempersiapkan untuk melakukan planning tersebut dengan membuat perancanaan latihan. “Misalnya  apa-apa saja yang dibutuhkan, jumlah pemain berapa, organisasi lapangan membutuhkan ukuran berapa, topik yang akan dilatih dari evaluasi itu apa , baik fase bertahannya, menyerangnya , transisinya kita sesuaikan dengan rencana latihan tadi,” imbuhnya.

Yudi mengatakan sebagai pelatih harus mampu berkomunikasi dengan baik, sehingga apa yang disampaikan oleh pelatih bisa diterima dengan baik pula. “Pelatih harus bisa menyampaikan pelajaran apa yang akan diberikan dan pemain paham apa yang sudah diajarkan,” katanya.

Sebagai pelatih juga harus tidak pernah bosan melakukan evaluasi diri. Sehingga pelatih akan mengerti  kekurangannya saat melatih dan mengkoreksi diri apa yang sudah diajarkan bisa diterima oleh para pemain. “Kalau belum masuk kembali diadakan evaluasi baru kita melakukan planning selanjutnya,” imbuhnya.

Maka itu menurutnya pelatih yang berhasil adalah pelatih yang mampu mengajar dengan baik dan mampu menguasai konten yang akan mereka ajarkan secara spesifik. “Misalanya kalau pelatih teknik harus bisa mengajarkan teknik, kalau pelatih untuk penjaga gawang harus ahli dibidangnya,” tutupnya.

Comments