Gala Siswa Indonesia – Waktu sepuluh hari merupakan waktu yang sangat singkat. Namun dalam kurun waktu tersebut Tim Gala Siswa Indonesia SMP 2018 yang mengikuti program pelatihan sepakbola di Akademi Juventus, Turin, Italia  mendapatkan pengalaman baru.

Demikian disampaikan Pelatih Tim dari Provinsi Jawa Timur, Nurul Huda kepada   Tim Media Center  di Terminal 2, Bandara Soekarno- Hatta, Tangerang, Kamis (6/7).

Pengalaman baru yang mereka dapatkan  menurut mantan pemain Persebaya Surabaya  misalnya dalam sikap dan disiplin.  Hal ini harus ditularkan kepada teman-teman mereka saat di Indonesia.

“Disana  mereka bisa belajar tentang attitude (sikap) dan disiplin. Kedua hal tersebut sangat penting ditularkan kepada teman-teman mereka di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, mereka juga dilatih untuk  senantiasa menanamkan sikap respect , baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Hal ini sangat dibutuhkan bagi calon pemain sepakbola.

“Mereka sangat respect kepada pelatih, pemain dan kepada orang lain. Ini juga sikap yang harus ditularkan di Indonesia,” ujarnya.

Terkait peningkatan skill , menurutnya dalam kurun waktu yang  singkat ini sangat sulit untuk didapatkan. Namun, apabila melihat kualitas anak-anak Indonesia dibanding anak-anak Italia tidak jauh berbeda. Malah anak-anak Indonesia jauh lebih unggul.

Hal tersebut dapat dibuktikan, saat menjalani pertandingan persahabatan sebanyak tiga kali tim Indonesia tidak pernah kalah. Sehingga  menurutnya, ini sudah menjadi bukti anak-anak Indonesia juga memiliki potensi yang sama, bahkan lebih unggul jika terus dibimbing dan diarahkan.

“Kalau dari skill dibanding anak-anak sana kita juga tidak kalah . Cuma organisasi kita  masih lemah . Soalnya anak-anak kebiasaan mainnya sendiri-sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan dengan adanya program pelatihan sepakbola di Akademi Juventus dapat meningkatkan rasa percaya diri anak-anak. Selain itu mereka juga akan memiliki semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Disana tidak hanya latihan. Mereka juga diajak menyaksikan pertandingan seri A. Ini menurut saya sangat bagus sekali, ini akan menjadi motivasi bagi mereka untuk bisa seperti pemain-pemain sepakbola kelas dunia,” ujarnya.

Nurul Huda mengatakan dari program ini ada pesan yang sangat mendalam. Yakni disana mereka belajar arti kebersamaan. Selama sepupuh hari mereka saling  membatu. Sehingga kesan yang ditangkap mereka sudah merasa  menjadi satu keluarga.

Pada kesempatan ini dia mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kemendikbud yang sudah memberikan perhatian serius terhadap pembinaan sepakbola di Indonesia. Menurutnya dengan adanya ajang GSI SMP ini akan membuka kesempatan kepada anak-anak yang memiliki potensi untuk mengejar mimpinya menjadi pemain sepakbola professional.

“Dengan adanya GSI ini sejak usia dini banyak jalur untuk menuju yang dia mau. Mau ke  timnas bisa disalurkan melalui GSI sehingga membangkitkan anak-anak SMP yang akan datang,” tutupnya.     

Comments