Penyampaian Materi & Kesan Pesan Peserta Rakor Region Surabaya

Hari kedua kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Direktorat Pembinaan SMP Tahun 2020, berisi paparan materi tentang Draf Teknokratik Rencana Strategis Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah 2020-2024 dengan narasumber Kasubag Data dan Informasi Dikdasmen beliau memaparkan. Tujuan Ditjen Dikdasmen 2020-2024

  1. Perluasan akses Pendidikan dasar dan menengah bagi peserta yang berkeadilan dan inklusif
  2. Peningkatan Mutu Pembelajaran Pendidikan Dasar dan menengah yang berkualitas dan merata
  3. Penguatan mutu dan relevansi pendidikan dasar dan menengah yang berpusat pada daya saing dan peserta didik yang berkarakter
  4. Penguatan sistem tata kelola pendidikan dasar dan menengah yang partisipatif, transparan dan akuntabel

Gambaran Umum Pemaparan Data SMP 2018/2019

  1. Jumlah Sekolah : 39.637, Jumlah siswa : 9.981.216, Jumlah PTK : 671.080, Jumlah rombel : 351.534 dan jumlah ruang kelas : 357.732
  2. Jumlah siswa putus sekolah pada tahun 2018/2019 sejumlah 28.651
  3. APM SMP secara Nasional rata : 75,57% terdapat 272 Kab APM <75% dan 242 Kab > 75%
  4. Jumlah sekolah yang memiliki indeks mutu baik untuk jenjang SMP sejumlah 10.540 dengan pembagian untuk sekolah Negeri : 6.864 dan Swasta : 3.676.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Kasubdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan SMP mengenai Program dan Anggaran Direktorat Pembinaan SMP Tahun 2020, yang menjadi point utama yang beliau sampaikan adalah Menyatukan pandangan dalam klasifikasi berdasarkan zona mutu serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait evaluasi program yang kewenangannya sudah di berikan kepada Kementerian PUPR.

Pada sesi selanjutnya materi tentang kegiatan-kegiatan di tahun 2020 di sampaikan oleh setiap seksi di lingkungan Direktorat Pembinaan SMP, diawali dengan kegiatan Kelembagaan dan Sarana Prasarana yang memaparkan Program Kerja Tahun 2020 yaitu mengenai :

  1. Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dengan sasaran : 39.423 SMP
  2. Pembinaan SMP Terbuka : 245 SMP Terbuka (terdiri dari 200 SMP Terbuka dalam Negeri dan 45 Community Learning Center
  3. Pembinaan Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) 183 SMP

Kemudian pemaparan selanjutnya oleh seksi Evaluasi mengenai Bos dan DAK yaitu mengenai : Evaluasi Pelaksanaan BOS Tahun 2019.

Faktor keterlambatan

  1. Koordinasi antar Disdik Provinsi dengan DPKAD Prov
  2. Laporan ke Kemenkeu (dari DPKAD) dan ke Kemdikbud (dari Disdik) tidak sinkron
  3. Koordinasi antar Tim BOS tiap jenjang masih kurang
  4. Kompilasi Laporan Penyerapan dana menjadi lambat

Mengenai Materi DAK, DAK Reguler Subbidang SMP daya serap pagu mencapai 36,00% sedangkan untuk DAK Afirmasi Subbidang SMP mencapai daya serap pagu sejumlah 28,34%. Serta Prosentase penyerapan dari RKUD ke Sekolah secara anggaran masih di bawah penyerapan yang di laporkan ke OMSPAN Kemkeu (19,64% < 35,68%), hal ini menjadi bukti bahwa pengelolaan DAK. Kabupaten/Kota tidak mematuhi Juknis/PO DAK Fisik Pendidikan yang salah satu kewajibannya adalah melaporkan pengelolaan DAK Fisik melalui SIMDAK Kemdikbud.

Baca Juga  Pentas Seni Kawah Kepemimpinan

Selanjutnya seksi kegiatan Kurikulum yang memaparkan program tahun 2020. Program Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Penilaian Direktorat Pembinaan SMP Tahun 2020 :

  1. Menyiapkan dokumen – dokumen NSPK yang siap pakai dan dapat di jadikan acuan serta inspirasi oleh sekolah, baik dalam bentuk buku maupun digital.
  2. Melaksanakan TOT untuk menyediakan narasumber yang berkualitas, dalam rangka pemerataan ketersediaan dan jumlah narasumber lokal di berbagai daerah
  3. Melaksanakan pendampingan penguatan proses pembelajaran
  4. Melaksankaan pendampingan penguatan pelaksanaan penilaian
  5. Menyiapkan media-media pendukung lainnya, yang relevan sesuai dengan kebutuhan di sekolah
  6. Melaksanakan Supervisi, Monitoring dan Evaluasi, baik secara langsung maupun secara online
  7. Memberikan Dana Bantuan Pemerintah ke sekolah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu pendidikan jenjang SMP.

dan di akhiri oleh Subdit Bakat Prestasi dengan point utama Point Utama dari hasil paparan adalah :

  1. Penetapan tanggal pelaksanaan kegiatan yang sudah di jadwalkan yang dapat dilihat dalam web Subdit peserta didik.
  2. Tidak lagi menggunakan istilah olimpiade dalam pelaksanaan kegiatan dan di ganti dengan menggunakan istilah kompetensi atau Lomba.
  3. Mohon bantuan kepada Dinas setempat untuk percepatan pencairan dana PIP

Serangkaian kegiatan di hari kedua, Direktorat Pembinaan SMP berkomitmen melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan mekanisme yang telah di sepakati dari hasil diskusi serta menyelesaikan program-program tahun 2019 yang belum terselesaikan sepenuhnya.

Adapun Kesan dan Pesan dari Peserta Rakor antara lain :

Yolenta Ohoiwutun, S.Sos., M.Ap (Kab. Merauke, Prov. Papua)

Beliau Menyampaikan “dari beberapa kali kegiatan yang diikuti yang dilaksankan kemdikbud sangat baik tetapi waktu yang sangat memungkinkan karena kita sebagai pejabat daerah sering saling berganti-ganti, dan kita harus memahami betuk kegiatan-kegiatan dari kementerian pendidikan dan kita perlu waktu untuk memahami kegiatan tersebut. Sehingga apa-apa yang kita dapat di sini kita dapat sosialisasikan kepada teman-teman di daerah”

Nur Maslichah, S.Pd., MM (Kab. Gresik, Prov. Jawa Timur)

Beliau Menyampaikan “ saya merasa bersyukur menjadi bagian dalam kegaitan ini dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh kemdikbud, karena dengan acara ini sangat strategis karena dapat mengsingkronkan dengan program program di kementerian dan di selaraskan dengan program-program yang ada didaerah. Hal yang paling utama dengan kehadiran seperti ini paling tidak kita bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagi wilayah, ini merupakan hal strategis juga bagi sering bersama terkait program kegiatan yang sudah di jalankan didaerah masing masing sehingga kita bisa berbagi plus minusnya ada kendala-kendala apa sehingga kita bisa mencarikan solusi. Mudah mudahan ini bisa terus dilakukan, sukses terus buat kementerian pendidikan nasional”.

Penulis : Fauzi Nurhidayat, M.Ed

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top