Mempertahankan Budaya Literasi Pembelajaran Inovatif IPS

Jakarta – Bimbingan Teknis Pembelajaran Inovatif merupakan kegiatan untuk membimbing para guru untuk mengajar lebih baik lagi. Pada kegiatan ini peserta yang diundang sebanyak 116 peserta antara lain dari Provinsi Bengkulu, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara.

Mata pelajaran IPS menerapkan budaya literasi agar tidak punah atau melupakannya budaya literasi ini. Sebelumnya budaya literasi ini adalah kebiasaan berpikir melalui proses membaca, menulis dan memahami. Kenapa Budaya Literasi ini bisa punah atau melupakannya? Karena malas, malas adalah virus yang tidak ada obatnya. Malas membaca, malas menulis, dan malas memahaminya maka budaya literasi tersebut punah yang setiap hari kita lakukan.

Baca Juga  5 November - Hari Kesadaran Tsunami Dunia

Tujuan menjelaskan materi ini adalah agar para guru tetap mempertahankan budaya listerasi ini supaya para siswa terus terbiasa berpikir melalui proses membaca, menulis dan memahaminya. Dengan ini virus malas akan sirna dan budaya listerasi terus bertahan.

Bapak Udi Utomo, S.S, M.Pd selaku guru dan penulis ini berharap “guru harus turun serta mengikuti tren jaman sekarang, jamannya digital dengan mengajar dan mendidik muridnya dengan kreatif agar kebiasaan sehari-hari, yaitu membaca, menulis dan memahami tidak terasa bosan bagi para murid-muridnya.”

Penulis : Rizki Ramdani, S.Kom

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top