Keseruan Peserta OSN Memainkan Permainan Tradisional

Yogyakarta – Sesampainya di pelataran Candi Prambanan pada pukul 14.30 WIB peserta OSN dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memainkan permainan tradisional diantaranya balap karung, gobak sodor, egrang, bakiak, dan lain-lain. Teriakan, keceriaan dan wajah gembira peserta OSN menggambarkan mereka sangat menikmati permainan tradisional dengan fasilitas yang disediakan.
Berkembangnya informasi dan teknologi membuat anak zaman sekarang lebih akrab bermain dengan gadgetnya dan melupakan permainan tradisional. Sejatinya setiap permainan tradisional yang dimainkan mengajarkan banyak perihal kehidupan dan menumbuhkan nilai-nilai luhur budaya Indonesia.

Seperti permainan egrang yang terbuat dari bambu bulat dan panjang memiliki makna filosofis bahwa keseimbangan akan membuat kita berdiri kokoh dan tanpa keraguan memandang kehidupan. Selain itu permainan tradisional juga memiliki semangat edukasi yaitu rasa kebersamaan, gotong royong, berjuang dalam tim dan keterampilan.

Ahmad Fadiman S berasal dari SMP Islam Tobelo, Maluku Utara mengungkapkan rasa senangnya bermain gobak sodor bersama temannya yang mendapatkan tiga poin “Permainan tradisional harus diingat, lebih suka permainan tradisional karena bagus bermain dengan teman-teman banyak” pesannya. Harapan kedepannya permainan tradisional menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan dan keceriaan generasi muda Indonesia.

Baca Juga  Alat Musik Botol Proyek Pembelajaran Inovatif IPA

Penulis : Zia Zelina

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top