Kebijakan Program Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Tahun 2019

Jakarta – Pada hari kedua kegiatan Sosialisasi, ada pemaparan mengenai Kebijakan Program Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Tahun 2019 yang disampaikan oleh Dr. Sutanto, S.H, M.A selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bos Afirmasi adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal, sangat tertinggal di kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dana ini sebagai tambahan bagi pembiayaan pendidikan selain dari BOS Reguler yang sudah berjalan sejak tahun 2005 karena jika dilihat selama ini BOS Reguler tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah selama satu tahun.

Sementara Bos Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan, sekaligus sebagai stimulus bagi sekolah lainnya untuk mendorong mutu layanan pendidikan. BOS Kinerja diberikan ke sekolah yang memang performance nya lebih baik selama dua tahun terakhir, indikator dasar yang digunakan sementara ini adalah rapor mutu sekolah yaitu bisa dilihat adanya kenaikan rata-rata nilai UN selama 2 tahun dan indeks kinerja daerah.

“Biaya satuan Bos Afirmasi yang diberikan Pemerintah sejumlah Rp 24.000.000 per sekolah ditambah Rp. 2.000.000 per siswa kelas 6, 7, dan 10, sedangkan biaya satuan untuk BOS Kinerja  sejumlah Rp. 19.000.000/sekolah ditambah Rp. 2.000.000/ siswa. Kedua dana ini juga direncanakan untuk dibelanjakan berupa tablet dan peralatan TIK sebagai aset sekolah, untuk menunjang akses Rumah Belajar. Dana BOS Afirmasi tidak dapat dipukul rata karena indeks kemahalan tiap daerah berbeda-beda dan tidak semua sekolah mendapatkan BOS Kinerja karena betul-betul dipilih sesuai dengan kriteria SUDIN yang telah ditentukan.” Tuturnya. Persyaratan sekolah yang mendapatkan BOS Afirmasi & BOS Kinerja yaitu Sekolah Negeri yang menerima BOS Reguler, mengisi Dapodik tiga semester terakhir, jumlah siswa benar, mempunyai sumber listrik & internet dan sesuai dengan kriteria sekolah yang sudah di tentukan.

Baca Juga  Pustaka untuk Nduga

Penulis : Zia Zelina

4 thoughts on “Kebijakan Program Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Tahun 2019”

  1. Kelekengkes

    Bagaimana dengan dana bos reguler setelah adanya dana bos affirmasi dan dana bos kinerja? Mohon penjelasannya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top