Jambore Anak Indonesia di Malaysia ke-6

Lautan warna coklat muda-coklat tua mewarnai rimbun hijau Scouts Nature Park, Sandakan, Sabah, Malaysia ketika Jambore Anak Indonesia di Malaysia (JAIM) ke 6 digelar pada tanggal 10 s.d. 13 Oktober 2019. Pesta Pramuka Penggalang anak-anak Community Learning Center jenjang SMP tahun 2019 ini terselenggara atas dukungan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Ditjen Dikdasmen dari cost sharing Bantuan Operasional CLC. Peserta JAIM 6 adalah anak-anak SIKK dan Comunity Learning Center  (CLC) yang tersebar di seluruh wilayah Sabah, Malaysia. Kegiatan ini diikuti oleh 45 CLC SMP dan 1 Kontingen SIKK sebagai sekolah induk, terdiri atas SIKK dan 27 CLC dari Wilayah Kerja KJRI Kota Kinabalu dan 18 CLC dari Wilayah Kerja KRI Tawau. Masing-masing CLC/SIKK mengirimkan 12 peserta terdiri atas 6 Penggalang putra dan 6 Penggalang putri didampingi oleh 2 Kakak Pembina Pendamping. Jumlah yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 552 peserta dan panitia  serta pendamping sebanyak 180 orang.

Kepramukaan disadari betul menjadi bagian tak terpisahkan dari Penguatan Pendidikan Karakter untuk menumbuhkan lima karakter utama para peserta didik, religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong. Untuk tujuan tersebut, JAIM 6 mengangkat  tema “Let’s Fun and Respect! dengan harapan peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter melalui kegiatan-kegiatan tematik JAIM 6; Fun, ceria untuk menikmati seluruh kegiatan yang ada; Religius, takwa kepada TuhanYang Maha Esa; Empati, suka menolong; Smart, pandai dalam menyelesaikan tantangan; Polite santun; Energetik, selalu bersemangat; Cermat, teliti; dan Tanggung Jawab, menjalankan amanah dengan baik.

Upacara pembukaan dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 dihadiri oleh Kepala Perwakilan Republik Indonesia Kota Kinabalu (Bapak Krishna Djelani) beserta jajarannya, Kepala Perwakilan Republik Indonesia Tawau (Bapak Sulistio Djati Ismojo) beserta jajarannya, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur (Bapak M. Farid Ma’ruf), Ketua Persekutuan Pengakap Malaysia Cawangan Sabah (Datuk Awang Zaini Bin Haji Suntim) beserta jajarannya, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat (Kak Suriadi, SH), Kepala Sekolah Indoensia Kota Kinabalu (Bapak Dadang Hermawan) dan beberapa tamu undangan lain.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka/ Ketua Komisi Aset dan Usaha, Kak Yulius, ST. Dalam sambutannya, Kak Yulius mewakili Ketua Kwartir Nasional menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KJRI Kota Kinabalu, KRI Tawau dan segenap Panitia Jambore Anak Indonesia di Malaysia yang telah berinisiatif menyelenggarakan Jambore ini. Tanpa kerja sama semua pihak, tidak akan mungkin  Jambore ini dapat terlaksana.

Baca Juga  Perjalanan Etmun Dalam Menghadapi OSN Tingkat SMP 2019

Upacara pembukaan JAIM 6 dilanjutkan dengan pengukuhan Susunan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Ketua dan Anggota Gugus Depan (Kagudep) Garuda 001-002  KJRI Kota Kinabalu periode kepengurusan 2019-2021.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menganugerahkan tanda penghargaan Gerakan Pramuka berupa :

  1. Lencana Satyawira Madya kepada Kak Siti Rokiah Binti Mohd. Amin (Datin), Ahli Persaudaraan Baden Powel Cawangan Sabah Persekutuan Pengakap Malaysia dan Kak Haji Sari Bin Arshad, Penolong Ketua Pesuruhjaya Pengakap Negeri Sabah;
  2. Lencana Satyawira Pratama kepada Kak Lasalama Bin Lai, Penolong Pesuruhjaya Negeri dan Kak Haji Ahmad Bin Haji Sawal, Pesuruh Jaya Pengakap Bahagian Tawau.

Dikesempatan berikutnya, Persekutuan Pengakap Malaysia Cawangan Sabah juga menganugerahkan pingat tertinggi PPMCS kepada Bapak Krishna Djelani, Konsul Jenderal Kota Kinabalu dan Kak Yulius, ST., Waka Kwarnas/Ketua Komisi Aset dan Usaha. Diharapkan dengan penganugerahan ini lebih mempererat hubungan silaturahmi antara Pengakap Malaysia dan Gerakan Pramuka Indonesia.

Pada JAIM 6 tahun ini kegiatan anak-anak meliputi kegiatan keagamaan, outbound, kepramukaan, lab sains, permainan tradisional dan wawasan kebangsaan.

  1. Kegiatan keagamaan meliputi cara melaksanakan tugas keagamaan dengan benar dan disiplin.
  2. Kegiatan outbound merupakan salah satu dari kegiatan yang sangat ditunggu oleh peserta karena pada kegiatan ini terdapat banyak tantangan yang menyenangkan bagi anak-anak dan melatih daya tahan fisik peserta.
  3. Kepramukaan yang tidak lain merupakan kegiatan inti dari kegiatan jambore itu sendiri.
  4. Lab sains, terdiri atas beberapa pos. Pada kegiatan ini, peserta diberikan contoh-contoh penerapan konsep sains dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Permainan tradisional yang mungkin jarang didapatkan oleh anak-anak zaman sekarang dalam pesatnya teknologi canggih yang mereka hadapi. Permainan tradisional ini dikemas untuk membuat anak-anak tertarik dengan permainan masa kecil yang memberikan pembelajaran bermakna pada masing-masing permainannya. Dalam permainan ini peserta dituntut dapat bekerja sama dalam kegiatan kelompok, berfikir secara cepat dan kreatif.
  6. Wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Fadilan (LO POLRI Tawau) dan Bapak Firdaus (ILO TNI Kota Kinabalu).

Akhirnya, atas nama anak-anak Indonesia di Sabah, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak, terutama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI atas fasilitasinya. Jaya Pramuka Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top