Hari Kota Sedunia: Inovasi di jantung kota & daftar kota pintar untuk tahun 2020

31 Oktober – Terhubung, cerdas, inovatif, kreatif, inklusif, ulet, dan jelas berkelanjutan, kota-kota masa depan berlomba-lomba mencari inovasi untuk mengatasi tantangan pembangunan berkelanjutan. Akan seperti apa mereka sebenarnya? Kota mana untuk generasi mendatang?

Pada kesempatan Hari Kota Sedunia 2019, seputar tema inovasi, pertanyaan-pertanyaan ini menjadi jantung perdebatan yang diselenggarakan oleh UNESCO di Paris pada tanggal 31 Oktober, yang berakhir dengan pra-pengumuman daftar 10 kota yang memenangkan Netexplo Smart Cities 2020 Hadiah. Hadiah-hadiah ini akan diberikan di forum Netexplo Smart Cities Accelerator, yang diselenggarakan bersama oleh UNESCO, mulai 18 hingga 19 Maret 2020.

Sebagai bagian dari Hari Dunia Dunia 2019, UNESCO memberikan platform kepada pejabat terpilih setempat dan aktor serta pembuat keputusan lain di komunitas lokal dari 24 kota di seluruh dunia untuk berbagi pengalaman, memberikan contoh keberhasilan dan mempertimbangkan perspektif. “Dialog perkotaan” ini menggambarkan kota-kota yang mengandalkan inovasi dan kecerdasan kolektif untuk membayangkan masa depan.

Kemitraan antara UNESCO dan Netexplo Observatory memuliakan tempat-tempat di seluruh dunia yang telah membedakan diri mereka melalui inovasi di bidang kota yang cerdas, berkelanjutan, dan inklusif.

10 pemenang Netexplo Smart Cities 2020 adalah:

  • Austin, Amerika Serikat (Mobilitas),
  • Dakar, Senegal (Pendidikan),
  • Espoo, Finlandia (Datasphere),
  • Medellín, Kolombia (Daya Tarik),
  • Shenzhen, Tiongkok (Transportasi),
  • Santiago-du-Chile (Pembiayaan),
  • Singapura (Zero Carbon Goal),
  • Surat, India (Ketahanan),
  • Tallinn, Estonia (Digital Transformation) dan
  • Wina, Austria (Perumahan).

Di antara proyek yang menang adalah Virtual University of Senegal di Dakar, universitas virtual publik pertama di negara itu, yang menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam mengakses pendidikan tinggi.

Baca Juga  SMP Negeri Terbuka Bajawa

Di Kolombia, Medellín mendedikasikan salah satu distriknya untuk pengembangan inovasi dalam energi dan kesehatan masyarakat. Kota Surat di India sedang mengembangkan kontrol kualitas air bergerak dan sistem daur ulang air limbah.

Pendekatan UNESCO terhadap pembangunan kota menghubungkan masalah akses dan inklusi, pendidikan kewarganegaraan global, advokasi, ekonomi dan pekerjaan, inovasi dan kreativitas, pencegahan dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Hanya dalam lima tahun, kota-kota telah menjadi mitra utama UNESCO dalam membawa ambisi internasional lebih dekat dengan realitas lokal dalam mendukung Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Budaya untuk inovasi juga akan menjadi jantung dari World Urban Forum yang kesepuluh, yang akan diselenggarakan dari 8 hingga 13 Februari 2020 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Sumber : www.en.unesco.org

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top