Direktur SMP Dalam Webinar – Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2020

Dilihat: 59

Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Tahun 2020, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan Webinar HTTS 2020.

Webinar HTTS 2020 mengangkat tema “Cegah Pelajar dari Bujukan Rokok” yang diselenggarakan secara virtual. Menurut Sakri Sab’atmaja yang menjadi moderator kegiatan webinar, pendaftar kegiatan webinar ini mencapai 1.080 peserta, hal ini diluar dugaan panitia, kuota peserta yang mengikuti di zoom dibatasi 300 peserta.

Salah satu Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan webinar ini adalah Drs. Mulyatsyah, MM (Direktur Sekolah Menengah Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI) dengan topik “Kebijakan dalam Melindungi Pelajar dari Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok”.

Bapak Mulyatsyah menyampaikan bahwa, “Pada tahun 2014 Kemendikbud sudah menerbitkan surat edaran Mendikbud kepada Dinas Pendidikan Kab/Kota tentang larangan merokok di Lingkungan Sekolah, dan pada tahun 2015 hadir Peraturan Mendikbud No. 64 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Sekolah”.

Bapak Mulyatsyah berpesan perlunya melibatkan publik untuk bersinergi, bergerak bersama menanggulangi ini, yang dimaksud publik ini adalah peran dari orang tua, komite sekolah, masyarakat, pemda setempat, dinas pendidikan, dan LSM dengan mempertimbangkan prinsip integrity, continuity, simplicity, coverage dan constructiveness.

Dalam sesi tanya jawab ada pertanyaan menarik dari peserta yang ditujukan kepada Bapak Mulyatsyah yakni, “Berani atau tidak mengangkat pejabat (kepala sekolah) dengan persyaratan tidak merokok”.

Baca Juga  Selamat bertanding raih prestasimu

Bapak Mulyatsyah menjawab “Secara regulasi ketentuan yang berlaku adalah bahwa orang yang diangkat adalah sehat, sehat rohani sehat fisik, sehat dalam arti kata bisa melaksanakan tugas dengan baik, tetapi secara administratif kepala sekolah ini bagian dari pemerintah daerah, oleh sebab itu memungkinkan jika dinas pendidikan membuatkan tambahan persyaratan bahwa kepala sekolah diharapkan tidak merokok, sepanjang regulasinya diatur oleh pemerintah daerah”.

Selain Drs. Mulyatsyah, MM (Direktur Sekolah Menengah Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI) yang menjadi narasumber lainnya yaitu dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes (Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI), Margianta Surahman (Gerakan Muda FCTC), dan Hafizh Syafa’aturrahman (Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM). Dengan pembahas yaitu Dr. dra. Rita Damayanti, MSPH (Ketua Umum Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia/ PPPKMI) dan Dina Kania (Perwakilan dari WHO Indonesia).

Penulis : Yanuar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top