Bimtek Pengembangan Instrumen AKSI – Region Palembang

Palembang – Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) merupakan bentuk penilaian eksternal yang terstandar dan didesain untuk mengukur literasi, numerasi, dan literasi sains dari siswa yang selaras dengan kompetensi abad 21. AKSI merupakan survey yang menaungi kegiatan pemantauan mutu pendidikan secara nasional yang bersifat “longitudinal” pada satuan pendidikan SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA, dan SMK  untuk memperoleh data serta bukti-bukti yang valid tentang pencapaian kompetensi siswa serta faktor-faktor yang berperan dalam pencapaian tersebut. Data serta bukti tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara khusus dan mutu pendidikan secara umum.

Sistem pendidikan Indonesia dituntut mampu menyiapkan dan membekali anak-anak bangsa dengan kompetensi dasar. Yaitu kompetensi yang diperlukan untuk mampu mengaktualisasikan diri di kancah persaingan global. Kompetensi yang dihadapi tersebut umum diringkas menjadi 4C : critical thinking, creativity, collaboration, communication (P21, 2015). Kurikulum nasional bergeser mengikuti tuntutan tersebut dengan menekankan proses inquiry dalam pembelajaran. Mengkondisikan siswa untuk bertanya dan menggali keingintahuan. Oleh karena itu penilaian sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran juga mengemban semangat perubahan yang sama.

Kenyataan di lapangan menunjukkan masih ada pekerjaan rumah dalam meningkatkan capaian mutu pendidikan. Rendahnya mutu pendidikan ini dapat terlihat dari berbagai indicator mikro, seperti: hasil studi Trends in International Mathematic and Science Study (TIMSS) juga Programme for International Student Assessment (PISA).

Baca Juga  Optimalisasi Pendidikan Keterampilan Sesuai dengan Konsep Life Skills

Berdasar pada keadaan tersebut, Direktorat Pembinaan SMP melalui kegiatan Penialian dan Pembinaan SMP Satu Atap pada tahun anggaran 2019 akan melakukan Bimbingan Teknis Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) bagi guru 3 (tiga) mata pelajaran meliputi; Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia didalam mengembangkan dan menyusun Perangkat Instrumen Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) SMP.

Melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Instrumen Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) SMP bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun stimulus dan mengembangkan soal dalam bentuk dan level kognitif yang berbeda.

Dari kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan hasil utama yang didapat adalah para peserta setiap guru mata pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuannya dalam menyusun stimulus sesuai topik, dan mengembangkan butir soal dari bentuk dan level kognitif berbeda.

Penulis : Nuryamin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top