Batik Jumputan, Keterampilan SMP Terbuka 2 Kota Cirebon

SMP Terbuka 11 Cirebon (SMP Terbuka 2) beralamat di Jl. Perjuangan No. 48 Cirebon, Kecamatan Kesambi. Provinsi Jawa Barat.

Jumlah siswa di SMP Terbuka 2 Cirebon pada tahun 2018-2019 yaitu 21 siswa. terdiri dari siswa kelas 8 berjumlah 8 orang dan kelas 9 berjumlah 13 orang untuk kelas 7 pada tahun 2018-2019 tidak ada. Jumlah guru di SMP Terbuka 2 Cirebon berjumlah 15 orang yang terdiri dari guru bina 14 orang dan guru pamong 1 orang. Proses kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan tatap muka langsung setiap hari seperti halnya belajar kelas reguler, hanya untuk SMP Terbuka dilaksanakan pada siang hari. Kegiatan belajar mengajar bertempat di sekolah induk SMP Terbuka 2 dengan kondisi bangunan yang layak.

Melihat tren jumlah siswa yang mendaftar di SMP Terbuka 2 Kota Cirebon mengalami penurunan, terutama pada tahun 2018-2019 tidak ada siswa yang mendaftar untuk kelas 7. Ibu Eulis Henda Nugraha, S.Pd., M.M. salah satu guru bina (walikelas kelas 9) menyampaikan bahwa yang menjadi akibat penurunan jumlah siswa yang mendaftar dikarenakan adanya kebijakan pemerintah pusat mengenai sistem zonasi. Karena rerata siswa yang ada di Kota Cirebon  mendaftar ke sekolah SMP Terbuka Cirebon (khususunya SMP Terbuka 2 Cirebon) dengan alasan :

  1. Dekat dengan rumah
  2. Tidak ada pungutan biaya (gratis)
  3. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan pada siang hari

SMP Terbuka 2 Cirebon sudah sejak 10 tahun terakhir melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan (PPK). program keterampilan yang menjadi ciri khas yaitu Batik Jumputan.

Baca Juga  Bimtek Renovasi Region Surabaya 2019

Batik jumputan merupakan salah satu jenis batik yang dalam membuat motifnya dengan menggunakan teknik jumputan. Jumputan sendiri adalah salah satu teknik yang digunakan untuk membuat motif batik dengan cara mengikat kencang beberapa bagian kain yang kemudian dicelupkan pada pewarna pakaian.

Batik jumputan juga sering juga disebut dengan batik ikat celup karena proses pembuatannya dengan mengikat dan mencelupkan kain kedalam pewarna.

Meski hampir setiap tahun kegiatan membuat batik jumputan dilaksanakan namun dikarenakan minimnya dana untuk melanjutkan sehingga untuk tahun setelahnya proses kegiatan keterampilan kurang terpehatikan. Padahal pada tahun  2014 keterampilan batik jumputan ini pernah dipamerkan di Bazar dinas pendidikan Kota Cirebon dan pernah menjadi juara ketiga lomba motivasi belajar mandiri keterampilan yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.

Penulis : Yanuar Asmara, M.Pd

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top